Selasa, 28 April 2015

Karya Ilmiah, Semi Ilmiah, dan Karya Non Ilmiah

1. Karya Ilmiah


Karya ilmiah atau dalam bahasa Inggris: methodical document adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.

Menurut pengertian lain karya ilmiah adalah tulisan yang berisi argumentasi penalaran keilmuan yang dikomunikasikan lewat bahasa tulis yang genteel dengan sistematis-metodis dan menyajikan fakta umum serta ditulis menurut metedologi penulisan yang benar. Karya ilmiah ditulis dengan bahasa yang konkret, gaya bahasanya genteel, kata-katanya teknis dan dan didukung fakta yang dapat dibuktikan kebenarannya.

Karya ilmiah mempunyai 3 ciri yaitu:
  • Karya ilmiah harus merupakan pembahasan suatu hasil penelitian (faktual objektif). Artinya sesuai dengan objek yang diteliti.
  • Bersifat metodis dan sistematis
  • Menggunakan ragam bahasa ilmiah yang baku dan genteel, bahasanya bersifat lugas agar tidak menimbulkan penafsiran dan makna ganda.

Kamis, 26 Maret 2015

LAPORAN ILMIAH

Tugas Softskill (Kelompok 4)


Bimo Eka Laksono            (11112472)
Enggar Alfrianto                (12112504)
Fahmilla Chatra Marvel     (12112656)
M. Ridwan                         (15112061)
Ricky Nugraha                   (16112290)
Ruli Angga S.                     (16112727)


    Laporan

Laporan ialah suatu wahana penyampaian berita, informasi, pengetahuan, atau gagasan dari seseorang kepada orang lain. Laporan ini dapat berbentuk lisan dan dapat berbentuk tulisan. Laporan yang disampaikan secara tertulis merupakan suatu karangan. Jika laporan ini berisi serangkaian hasil pemikiran yang diperoleh dari hasil penelitian, pengamatan ataupun peninjauan, maka laporan ini termasuk jenis karangan ilmiah. Dengan kata lain, laporan ilmiah ialah sejenis karangan ilmiah yang mengupas masalah ilmu pengetahuan dan teknologi yang sengaja disusun untuk disampaikan kepada orang-orang tertentu dan dalam kesempatan tertentu. Laporan Ilmiah adalah laporan yang disusun melalui tahapan berdasarkan teori tertentu dan menggunakan metode ilmiah yang sudah disepakati oleh para ilmuwan (E.Zaenal Arifin,1993).

Sabtu, 07 Maret 2015

DEDUKSI DAN INDUKSI

* Pengertian

Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi-proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar
.
Terdapat dua jenis Metode Penalaran :

1. Metode Deduktif

Senin, 24 November 2014

Bahasa Indonesia di mata international

Tulisan Kelompok Softskill bahasa indonesia : 3KA12

  • Dirga Harya Putra / 12112216
  • Razif Gaban / 16112071
  • Ricky Nugraha /16112290

Paragraf dan Alinea

Tugas Kelompok Softskill bahasa indonesia : 3KA12

  • Dirga Harya Putra / 12112216
  • Razif Gaban / 16112071
  • Ricky Nugraha /16112290




        Paragraf atau alinea adalah suatu bentuk bahasa yang biasanya merupakan hasil penggabungan beberapa kalimat. Dalam upaya menghimpun beberapa kalimat menjadi paragraph, yang perlu diperhatikan adalah kesatuan dan kepaduan. Kesatuan berarti seluruh kalimat dalam paragraf membicarakan satu gagasan(gagasan tunggal).Kepaduan berarti seluruh kalimat dalam paragraf itu kompak, saling berkaitan mendukung gagasan tunggal paragraf.
   
 Dalam kenyataannya kadang-kadang kita menemukan alinea yang hanya terdiri atas satu kalimat, dan hal itu memang dimungkinkan. Namun, dalam pembahasan ini wujud alinea semacam itu dianggap sebagai pengecualian karena disamping bentuknya yang kurang ideal jika ditinjau dari segi komposisi, alinea semacam itu jarang dipakai dalam tulisan ilmiah. Paragraf diperlukan untuk mengungkapkan ide yang lebih luas dari sudut pandang komposisi, pembicaraan tentang paragraf sebenarnya ssudah memasuki kawasan wacana atau karangan sebab formal yang sederhana boeh saja hanya terdiri dari satu paragraf. Jadi, tanpa kemampuan menyusun paragraf, tidak mungkin bagi seseorang mewujudkan sebuah karangan.

Minggu, 12 Oktober 2014

BAD DESIGN

1. CONTOH BAD DESIGN PADA WEB :

Sebuah website seharusnya dibangun dengan interface (antarmuka) semenarik mungkin dan berisi content yang tidak begitu berat agar tidak menyebabkan loading yang lama. Hal tersebut dilakukan untuk menarik perhatian pengunjung dan membuat orang yang mengunjungi menjadi betah. Tetapi ada beberapa website tidak terlalu memperhatikan interface tersebut, karena lebih mementingkan isi content.


Berikut ini contoh web yang buruk :
sumber Web   : http://arngren.net/
Alasan mengapa web tersebut memiliki desain yang buruk (bad design):
1. Loading memakan waktu yang lama.
2. Tittle (judul) web terlalu panjang.
3. Halaman pertama (index/home) tidak sesuai dengan standar browser pada umumnya (800x600pixel).
4. Halaman harus di-scroll menyamping
5. Tidak memiliki fokus tema.
6. Peletakan elemen (teks,paragraf,gambar) yang berantakan.
7. Tombol navigasi yang tidak teratur.
8. Tata letak frame-frame terkesan acak-acakan.
9. Terdapat broken link (link tanpa tujuan).
10. Terdapat gif (gambar bergerak) yang tidak sinkron dengan tema web. 
11. Pada halaman awal, tidak dijelaskan tujuan web tersebut dibuat. Tetapi langsung memajang produk.
12. Kombinasi warna pada tulisan yang tidak sesuai.
Saran :
* Seharus nya tata letak dari post nya bisa lebih dirapihkan lagi.
* Judul web nya pun lebih baik yang sederhana saja


 * Kombinasi warna pada tulisan yang harus diubah, jika perlu disamakan saja warna pada setiap tulisan



2. CONTOH BAD DESIGN PADA SOFTWARE APLIKASI :

Berikutnya adalah design yg buruk pada aplikasi browser Internet Explorer, internet explorer pada versi awal akan otomatis membuat shortcut pada head aplikasi tersebut, sehingga hampir menutupi jendela browsernya sendiri, dapat dilihat pada gambar di bawah ini :

    Dapat dilihat pada gambar di atas karena banyaknya bookmark yg di tampilkan sehingga jadi sulit untuk melihat jendela utamanya, hal ini dapat di perbaiki dengan cara meletakkan semua bookmark di bagian favorite, jika ingin mengakses bookmark bisa di buka di favorite seperti gambar di bawah :
http://www.tidyfavorites.com/favorites/Images/organize_explorer_favorites.png
Tampilan akan terlihat lebih rapi :
http://signum-soft.com/wp-content/uploads/2013/11/Internet-Explorer-9.jpg 

BAD DESIGN